Kondisi julia perez yang menderita kanker serviks ~ saat ini artis Indonesia yang bernama Julia Peres sedang mengidap penyakit kanker serviks dan sedang dalam perawatan intensif di Rumah sakit. Jupe sedang melawan penyakit ganas tersebut dan sekarang tidak aktif lagi di dunia hiburan karena penyakit yang di derita semakin parah pada bulan februari lalu.

Kanker serviks menyerang Jupe

Menurut kabar yang menyebutkan bahwa penyakit yang di derita oleh jupe sudah memasuki stadium IV. Tubuhnya pun makin kurus karena melakukan kemoterapi dan radiasi, selain itu juga kabar menyebutkan bahwa harapan hidupnya tinggal 20%. Namun tidak ada yang dapat menentukan umur manusia kecuali Alloh SWT. jadi untuk kak jupe terus semangat ya. Dan dibawah ini merupakan 5 fakta mengenai jupe setelah di vonis menderita kanker serviks 1B.

  • Ingin melakukan suntik sperma

Pada bulan november 2014 dia mengatakan pada media bahwa menderita penyakit kanker serviks dan mengaku ingin melakukan suntik sperma agar dapat mempunyai keturunan dengan cepat.

  • Telah dinyatakan sembuh oleh dokter

Jupe menjalani pengobatan di singapura, mulai dari radiasi hingga pemindahan ovarium dan dinyatakan sembuh pada tahun 2015. Sehingga ia berhenti mengkonsumsi obat, kemoterapi dan radioterapi lalu ingin segera kembali ke tanah air untuk terjun di dunia hiburan.

  • Muncul kista dan benjolan pada payudara

Namun kali ini jupe tak ingin melakukan operasi yang pada bulan mei 2015 divonis menderita kista dan benjolan pada payudaranya.

  • Kanker serviks memasuki stadium IV

Dia membotaki rambutnya karena penyakit yang di derita sudah parah dan memasuki stadium IV. Meski begitu jupe tetap bekerja walaupun tubuhnya sudah terlihat semakin kurus dengan berbagai pengobatan yang ia jalankan.

Kini jupe berjuang menghadapi penyakitnya sendirian dan hanya ditemani oleh keluarga dan teman-teman, kabarnya jupe bangkrut dan menolak mendapatkan penggalangan dana yang dilakukan oleh teman-temannya.

Sekilas tentang penyakit kanker serviks

Penyakit ini muncul pada leher rahim wanita, dimana leher rahim berfungsi sebagai pintu masuk dari vagina. Perlu anda ketahui “semua wanita berisiko terkena kanker serviks, namun lebih cenderung memengaruhi wanita yang aktif secara seksual” (sumber www.alodokter.com).

Pada tahap awal biasanya tidak menimbulkan gejala akan tetapi anda harus mengetahui dan waspada dengan penyakit ini, karena biasanya: Mengalami pendarahan saat berhubungan di luar menstruasi atau pasca menopause. Karena pada tahun 2014 WHO mengatakan bahwa sebesar 10,3 persen kasus kematian akibat menderita kanker serviks. Penyakit ini menyerang wanita umur 20 tahunan dimana kanker bisa menyebar pada anggota tubuh lain dan akan semakin sulit untuk dilakukan pengobatan.

Penyakit ini juga dapat menimbulkan komplikasi, yaitu komplikasi ringan ( sering kencing dan terjadi pendarahan kecil pada vagina) dan komplikasi berat ( pendarahan parah bahkan gagal ginjal).

Penyebab kanker serviks

HPV atau Human Papillomavirus merupakan kumpulan jenis virus yang menyebabkan kutil pada tangan, kaki dan alat kelamin. Sebagian jenisnya dapat mengganggu sel rahim dan memicu kanker, dimana hubungan seks dapat menjadi pemicu penyakit ini. Saat terjadi infeksi, sistem kekebalan tubuh wanita akan mencegah sel virus melukai rahim dan bisa terjadi selama bertahun-tahun lamanya. Sehingga mengakibatkan sel yang berada di permukaan leher rahim berubah menjadi kanker, maka dari itu untuk mengetahuinya dengan melakukan pap smear.

Itulah sedikit ulasan mengenai kanker serviks yang dialami oleh jupe, semoga dapat bermanfaat dan salam sehat~

Baca juga : cara mengeluarkan kristal pada sendi penderita asam urat

By : infogamat.com

Kondisi julia perez yang menderita kanker serviks